Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021
  Ibu Pertiwi Menangis Karya : Valensia Rianingtyas   Sayap garuda menorehkan luka Sayatan tajam dari sang Kuasa Bertempur dengan darah Jatuh dan sulit melangkah                  Berjalan terseok - seok                Tongkat, tombak bukan senjata                Ibu pertiwi sedang menangis                Tak berdaya melalui   Inginku menutup mata Agar ku tak melihat Inginku menutup telinga Agar ku tak mendengar                  Indonesiaku tak butuh janji manis                Sakit, pedih                Langit. Bumi jadi saksi                Indonesiaku harus pulih ...
  Tiga Pahlawan Milenial               Usai dari kemerdekaan. Ada seorang pemuda dan tampan bernama Dewa. Usianya 15 tahun yang masih tergolong remaja. Ia mengemban ilmu di Sekolah Menengah Atas dengan beasiswa. Dewa yang masih sangat muda ini, ternyata memiliki keinginan yang kuat untuk membentuk sebuah usaha. Memimpikan menjadi seorang pengusaha terkenal. Seketika Dewa berbicara dengan sang Ibu “Bu, bolehkan saya jika kuliah nanti pergi merantau? Saya ingin mengambil beasiswa di Jakarta” sambil merayu agar diijinkan. Ibu menjawab “Boleh saja nak, asal kamu dapat mempertanggungjawabkan dirimu. Sekarang fokus dulu lulus SMA dengan nilai baik ya”. Mereka hidup bertiga saja. Ayah, Ibu, dan Dewa adalah keluarga yang sangat sederhana. Ayah Dewa baru saja meninggal dunia satu tahun lalu karena penyakit Jantung. Selain memiliki kecerdasan yang luar biasa, ternyata Dewa sangat senang dengan menulis. Puisi, cerpen, bahkan ia i...
  Ini Kisahku               “Tidak!!! Ampun Pak Jong!! Bukan! Bukan aku!” teriakku. Mama memanggilku dengan suara sangat kencang “Veeeeeeeee! Bangun! Sudah siang!” yang semulanya terbaring hingga aku mendadak duduk dengan kondisi terengah – engah dan berkeringat. Ternyata aku hanya mimpi. Vee ialah namaku. Seorang anak tunggal dan masih duduk dibangku Sekolah Menegah Atas. Sejenak aku diam mengatur nafas dan berdoa, lalu sahutku “Iya ma, sebentar ya. Aku mandi”. Segeralah aku mandi dan bercerita pada mama “Ma, tadi aku ketakutan karena dituduh plagiat tugas teman sebangku. Aku dihukum dan disuruh lari putar lapangan karena kesalahan yang tidak ku lakukan” isak sedihnya. “Sudah nak. Itu tandanya harus berhati – hati, kalau punya ide atausudah selesai, jangan sampai terlihat oleh orang lain. Bisa saja orang lain mengumpulkan duluan tapi memakai karyamu. Tenang ya” ucap mama sambil memelukku. Bergegaslan aku untuk berangk...
  Surat untuk James               Tidak ada seorangpun yang dapat mengerti maksud Tuhan. Banyak hal terjadi seperti bencana maupun berkat yang dapat dinikmati. James lahir di Indonesia, tepatnya di Lombok. Saat ini ia sedang mengembang ilmu di Italia. Tinggal sendiri di sebuah apartemen yang tak jaraknya tak jauh dari kampusnya, sekitar 2km sehingga ia bisa pergi ke kampus dengan jalan kaki. Saat masih pagi, James mendadak terbangun dari tidurnya karena memikirkan sesuatu. Kemudian ia mendengarkan ada berita di televisi. Ada virus baru yang biasa disebut corona. Salah satu virus mematikan dan masih di negara China. Beberapa bulan kemudian, virus tersebut merambah ke berbagai penjuru dunia. Hingga pemerintah Italia memberlakukan “lock down” dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Seluruh aktivitas dilakukan di rumah atau tempat tinggal masing – masing. Hanya beberapa petugas keamanan negara saja yang...
  Wanita Merdeka Karya : Valensia Rianingtyas Pengertian, perhatian Hormat, kesetiaan Penegasan, jaminan Itu yang wanita perlukan                Senyuman manis                Keceriaan hidup                Kau rengut begitu saja                Sisalah remah kehancuran Ibu pertiwi berbisik lirih Kau wanita tangguh harus bangkit dan pulih Martabatmu sungguhlah tinggi Tak seorangpun dapat menandingi                Wahai para wanita                Berjuanglah demi dirimu                Merdekakan hidupmu                Jangan sampai kau dihina                Karena, hidupmu sungguh berhar...